Apakah Kuliah benar-benar Berharga??

Leave a comment

بِسمٍ الله الرَحْمنِ اللرَحِيْمِ

Hallo, tidak sengaja saya menemukan data yang sungguh memukau tentang kehidupan perkuliahan, terutama Kehidupan Kampus di Amerika. Di data tersebut menyebutkan fakta-fakta yang menunjukkan betapa kurang berharganya sebuah perkuliahan, di mulai dari jumlah lulusan SMA yang mendaftar ke Universitas, kemudian hanya bertahan satu tahun kemudian “Drop-Out” –>membuang waktu serta biaya yang sangad banyak!

Kemudian data mengenai jumlah biaya yang harus di keluarkan para mahasiswa yang tetap bersikukuh kuliah, sungguh menakjubkan!! bisa membeli mobil Ferrari!!

wow.. alangkah lebih baiknya bila kita tidak kuliah, hehe sekarang pembaca sendiri yang mencerna fakta-fakta berikut:

apakah kuliah benar-benar berharga?

Setelah melihat data di atas, apa pendapat kalian semua?? masih ingin kuliah?? 😛 atau merubah p0la pikir tentang perkuliahan ?? well, itu pilihan kalian masing-masing.

Kita harus menentukan niat kita, untuk apa kuliah?? cari kerja?? tiap tahun semakin banyak pengangguran dari kalangan lulusan mahasiswa bila semua mencari kerja.

cari pengalaman?? itulah yang seharusnya kita lakukan, mencari ilmu sebagai bekal hidup, bukan sebagai bekal CV melamar kerja.

Saya tidak mengatakan bahwa mencari kerja itu tidak baik (justru itu sebuah kewajiban), tetapi yang saya garis bawahi di sini adalah proses dan tujuan kuliah itu sendiri, bila sekedar mencari kerja, maka segala cara akan di tempu untuk memenuhi ambisi dangkalnya tersebut, syukur bila cara yang di tempuh benar dan halal, bila tidak?? apa bisa di jamin nanti ketika bekerja tidak makan uang perusahaan/kantor??

hm :(..
Kalian sendirilah yang menentukan untuk apa kalian kuliah.

related post:

agar ngampus g sekedar status 1,2,3

http://www.theluxuryspot.com/2009/12/19/was-college-really-worth-it/

Advertisements

Keutamaan Sholat Subuh

Leave a comment

“Sesungguhnya amal manusia yang pertama kali dihisab pada hari kiamat adalah shalatnya” Jika shalatnya baik, maka baik pula seluruh amalnya; dan kalau jelek, maka jeleklah seluruh amalnya. Bagaimana mungkin seorang mukmin mengharapkan kebaikan di akhirat, sedang pada hari kiamat bukunya kosong dari shalat Subuh tepat waktu? “Sesungguhnya shalat yang paling berat bagi orang munafik adalah shalat Isya’ dan shalat Subuh. Sekiranya mereka mengetahui apa yang terkandung di dalamnya, niscaya mereka akan mendatangi keduanya (berjamaah di masjid) sekalipun dengan merangkak” [HR Al-Bukhari dan Muslim]

Shalat Subuh memang shalat wajib yang paling sedikit jumlah rekaatnya; hanya dua rekaat saja. Namun, ia menjadi standar keimanan seseorang dan ujian terhadap kejujuran, karena waktunya sangat sempit (sampai matahari terbit)

Ada hukuman khusus bagi yang meninggalkan shalat Subuh. Rasulullah saw telah menyebutkan hukuman berat bagi yang tidur dan meninggalkan shalat wajib, rata-rata penyebab utama seorang muslim meninggalkan shalat Subuh adalah tidur.

“Setan melilit leher seorang di antara kalian dengan tiga lilitan ketika ia tidur. Dengan setiap lilitan setan membisikkan, ‘Nikmatilah malam yang panjang ini’. Apabila ia bangun lalu mengingat Allah, maka terlepaslah lilitan itu. Apabila ia berwudhu, lepaslah lilitan yang kedua. Kemudian apabila ia shalat, lepaslah lilitan yang ketiga, sehingga ia menjadi bersemangat. Tetapi kalau tidak, ia akan terbawa lamban dan malas”.

“Berikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang banyak berjalan dalam kegelapan (waktu Isya’ dan Subuh) menuju masjid dengan cahaya yang sangat terang pada hari kiamat” [HR. Abu Dawud, At-Tarmidzi dan Ibnu Majah]

Allah akan memberi cahaya yang sangat terang pada hari kiamat nantinya kepada mereka yang menjaga Shalat Subuh berjamaah (bagi kaum lelaki di masjid), cahaya itu ada dimana saja, dan tidak mengambilnya ketika melewati Sirath Al-Mustaqim, dan akan tetap bersama mereka sampai mereka masuk surga, Insya Allah.

“Shalat berjamaah (bagi kaum lelaki) lebih utama dari shalat salah seorang kamu yang sendirian, berbanding dua puluh tujuh kali lipat. Malaikat penjaga malam dan siang berkumpul pada waktu shalat Subuh”.

“Kemudian naiklah para Malaikat yang menyertai kamu pada malam harinya, lalu Rabb mereka bertanya kepada mereka – padahal Dia lebih mengetahui keadaan mereka – ‘Bagaimana hamba-2Ku ketika kalian tinggalkan ?’ Mereka menjawab, ‘Kami tinggalkan mereka dalam keadaan shalat dan kami jumpai mereka dalam keadaan shalat juga’. ” [HR Al-Bukhari]

Sedangkan bagi wanita – walau shalat di masjid diperbolehkan – shalat di rumah adalah lebih baik dan lebih banyak pahalanya, yaitu yang mengerjakan shalat Subuh pada saat para pria sedang shalat di masjid. Ujian yang membedakan antara wanita munafik dan wanita mukminah adalah shalat pada permulaan waktu.

“Barang siapa yang menunaikan shalat Subuh maka ia berada dalam jaminan Allah. Shalat Subuh menjadikan seluruh umat berada dalam jaminan, penjagaan, dan perlindungan Allah sepanjang hari. Barang siapa membunuh orang yang menunaikan shalat Subuh, Allah akan menuntutnya, sehingga Ia akan membenamkan mukanya ke dalam neraka” [HR Muslim, At-Tarmidzi dan Ibnu Majah]

Banyak permasalahan, yang bila diurut, bersumber dari pelaksanaan shalat Subuh yang disepelekan. Banyak peristiwa petaka yang terjadi pada kaum pendurhaka terjadi di waktu Subuh, yang menandai berakhirnya dominasi jahiliyah dan munculnya cahaya tauhid. “Sesungguhnya saat jatuhnya adzab kepada mereka ialah di waktu Subuh; bukankah Subuh itu sudah dekat?” (QS Huud:81)

Rutinitas harian dimulainya tergantung pada pelaksanaan shalat Subuh. Seluruh urusan dunia seiring dengan waktu shalat, bukan waktu shalat yang harus mengikuti urusan dunia. “Jika kamu menolong (agama) Allah, maka ia pasti akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu” (QS Muhammad : 7) “Sungguh Allah akan menolong orang yang menolong agamanya, sesungguhnya Allah Maha Kuat dan Maha Perkasa” (QS Al-Hajj:40)

TIPS MENJAGA SHALAT SUBUH :

  1. Ikhlaskan niat karena Allah, dan berikanlah hak-hak-Nya
  2. Bertekad dan introspeksilah diri Anda setiap hari
  3. Bertaubat dari dosa-dosa dan berniatlah untuk tidak mengulangi kembali
  4. Perbanyaklah membaca doa agar Allah memberi kesempatan untuk shalat Subuh
  5. Carilah kawan yang baik (shalih)
  6. Latihlah untuk tidur dengan cara yang diajarkan Rasulullah saw (tidur awal; berwudhu sebelum tidur; miring ke kanan; berdoa)
  7. Mengurangi makan sebelum tidur serta jauhilah teh dan kopi pada malam hari
  8. Ingat keutamaan dan hikmah Subuh; tulis dan gantunglah di atas dinding
  9. Bantulah dengan 3 buah bel pengingat(jam weker; telpon; bel pintu)
  10. Ajaklah orang lain untuk shalat Subuh dan mulailah dari keluarga Jika Anda telah bersiap meninggalkan shalat Subuh, hati-hatilah bila Anda berada dalam golongan orang-orang yang tidak disukai Allah untuk pergi shalat. Anda akan ditimpa kemalasan, turun keimanan, lemah dan terus berdiam diri.

  • Disarikan dari : Buku “MISTERI SHALAT SUBUH”
  • Menyingkap 1001 Hikmah Shalat Subuh Bagi Para Pribadi dan Masyarakat
  • Pengarang : DR. Raghib As-Sirjani
  • Penerbit : Aqwam
  • More

Hak Kekayaan Intelektual, bagi siapa??

1 Comment

Hak Cipta = Kekayaan Intelektual?? hmm, gmn ya jawabnya?? 😦 sudah pada tahu belum teman-teman arti masing-masing dari kedua istilah tersebut?.. Ini nie untungnya jadi anggota anakUI.com hehe 😛 . Kalian bisa tahu beberapa hal yang tidak ada saat kuliah kalian..hehe

Hak cipta adalah hak yang diberikan kepada pencipta atas karya-karya sastra dan artistiknya.”

symbol Hak cipta Int
symbol Hak cipta Int
  • Jenis-jenis karya karya cipta yang dilindungi oleh hak cipta mencakup karya-karya sastra, seperti novel,puisi,sandiwara, karya-karya referensi, koran, program-program komputer, database, film, komposisi musik dan koreografi
  • Karya-karya artistik seperti lukisan, gambar, foto dan patung, karya-karya arsitektur, iklan, peta dan gambar-gambar teknik.

Sehingga seorang pencipta atau ahli warisnya yang telah dilindungi oleh hak cipta atas ciptaannya memiliki hak-hak dasar tertentu untuk menggunakan atau memberikan kewenangan kepada pihak lain untuk menggunakan karya ciptanya berdasarkan syarat-syarat yang telah disepakati kedua belah pihak. 😛

Pemilik hak cipta dan ahli warisnya berhak untuk melarang atau memebrikan kuasa untuk:

  • mereproduksi karyanya ke dalam berbagai bentuk, termasuk publikasi dalam bentuk pencetakan atau rekaman suara;
  • melakukan pertunjukan umum atas karyanya, seperti sandiwara atau karya musik;
  • melakukan perekaman atas karyanya, misalnya dalam bentuk CD, kaset, atau video;
  • menyebarluaskan karyanya melalui radio, atau melalui fasilitas kabel atau satelit;
  • menerjemahkan karyanya ke dalam bahasa lain, atau melakukan pengalihwujudan terhadapnya, seperti mengalihwujudkan dari sebuah novel ke dalam bentuk film.

Nah sudah pada sedikit paham khan tentang Hak cipta (lambang internasional: ©) , sekarang menginjak pembahasan selanjutnya..hehe yakni tentang Hak Kekayaan Intelektual.

Kekayaan Intelektual adalah pengakuan hukum yang memberikan pemegang hak (atas) kekayaan intelektual (H[A]KI) untuk mengatur penggunaan gagasan-gagasan dan ekspresi yang diciptakannya untuk jangka waktu tertentu. Istilah ‘kekayaan intelektual’ mencerminkan bahwa hal tersebut merupakan hasil pikiran atau intelektualitas, dan bahwa hak kekayaan intelektual dapat dilindungi oleh hukum sebagaimana bentuk hak milik lainnya.

World Intellectual Property Organization bekerja sama dengan Direktorat Jendral Hak Kekayaan Intelektual, Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia Replubik Indonesia dalam Pedoman Pengembangan Kebijakan kekayaan Intelektual menyebutkan bahwa Perguruan tinggi dan lembaga litbang perlu mendefinisikan KI (Kekayaan Intelektual) secara luas, dan kebijakan mengenaina seyogjanya dapat dijabarkan secara komprehensif dan merupakan satu kesatuan yang utuh. Masing-masing lembaga perlu menentukan bentuk KI yang akan dimasukkan dalam KKI-nya (Kebijakan Kekayaan Intelektual)

Berikut beberapa macam bentuk HKI yang dapat dipertimbangkan untuk dicakup dalam KKI perguruan tinggi atau lembaga litbang:

  • paten atas invensi;
    • Hak eksklusif yang diberikan atas suatu invensi. Invensi dapat berupa produk  atau proses baru yang dapat digunakan untuk/dalam melakukan sesuatu, atau yang menawarkan solusi teknik baru atas suatu masalah.  Periode atas paten diberikan untuk periode terbatas, biasanya 20 tahun. Paten merupakan suatu hak kepemilikan.
  • utility model;
    • Utility model adalah invensi yang tidak memenuhi persyaratan untuk diberi paten tetapi memiliki kegunaan dalam industri.
  • desain industri;
    • Penampilan estetis atau ornamental atas suatu benda. Desain industri dapat berwujud 3D atau 2D seperti pola garis atau warna.
  • hak cipta atas karya satra, musik, perangkat lunak,dll;
  • indikasi geografis;
  • merek dagang dan jasa;
    • Merek adalah tanda pembeda yang menunjukkan bahwa barang atau jasa tertentu di produksi atau disediakan oleh seseorang atau perusahaan tertentu. Merek dapat membantu konsumen dalam memenuhi kebutuhannya untuk mengenal dan membeli suatu produk atau jasa, karena sifat dan kualitasnya yang dicerminkan oleh keunikan merek tersebut. (hayo yang pake merek palsu..hehe:P)
  • varietas baru tanaman;
    • Dalam Konvensi Internasional tentang Perlindungan Varietas tanaman (“Konvensi UPOV”), suatu HKI mengenai “Hak Pemulia Tanaman”(“Plant Breeder’s Right”), dapat diberikan kepada seorang pemulia jika varietas yang dihasilkan tersebut merupakan hal baru, berbeda,  seragam, stabil dan memilikidenominasi yang sesuai.
  • rahasia dagang.
    • Rahasia dagang mencakup data rahasia, informasi, atau kompilasi informasi yang digunakan dalam penelitian, bisnis, perdagangan atau industri.

Jelas kan?? ternyata Hak cipta merupakan salah satu jenis hak kekayaan intelektual, namun hak cipta berbeda secara mencolok dari hak kekayaan intelektual lainnya (seperti paten, yang memberikan hak monopoli atas penggunaan invensi), karena hak cipta bukan merupakan hak monopoli untuk melakukan sesuatu, melainkan hak untuk mencegah orang lain yang melakukannya.

kita harus menjadi bangsa yang memiliki copy-right bukan rigt-to copy..oke..

Apalagi di dalam Asmaul Husna (Nama-Nama Allah YANg BAIK), Allah tidak memiliki nama yang Maha Pembajak dan Penjiplak, salah satu yang ada kan Maha Pencipta.. 😛 jadi.. kita juga harus mulai untuk menciptakan inovasi sendiri.

“Kekayaan intelektual telah berubah dari bidang hukum dan bisnis yang sepi menjadi salah satu mesin penggerak teknologi tinggi,” New York Times, 5 april 1999. TuH!! bahkan Amerika menjadi maju seperti sekarang ini karena mereka menghargai kekayaan intelektual warganya, bagaimana dengan kita?? apakah kita menghargai kekayaan intelektual anakUI eh anak bangsa?? minimal hargailah dari yang kecil dulu.. semisal, gunakan OS asli dalam note-book kalian, jika tidak memiliki licensi, beralihlah ke linux, tersedia banyak sekali OS yang opensource dan yang lebih menyenangkan adalah setipa pemakai bisa mengembangkannya menjadi sesuatu yang baru. Jika anakUI.com adalah citizen jurnalism, maka open source adalah citizen

untuk Teman-teman yang memiliki karya-karya tertentu, semisal novel, merek dagang, dan sebagainya, kalian bisa mematenkannya di http://www.dgip.go.id atau klik–>disini<– bahkan untuk masalah blog, kalian juga bisa mematenkan blog kalian –>disini<– atau buka http://technorati.com/account/signup

Sumber:

Seminar soSialisasi PenGelolaan Dan PaMeran Hak KekaYaan Intelektual, Balaisidang :4 agustus 2009

Direktorat Jendral Hak Kekayaan Intelektual, Departemen Hukum dan HAM RI

Pedoman Pengelolaan Hak Kekayaan Intelektual UI

Sumber Pertimbangan:

http://id.wikipedia.org

Versi UI : http://www.ui.ac.id/id/news/archive/3706