test page

Leave a comment

Bismillahirrohmanirrohim, lama tak menulis, ini pertama kalinya blogging lewat HP ๐Ÿ˜€ *semoga bermanfaat ๐Ÿ™‚

Allah (Subhanahu Wa Taโ€™ala) gives this dunya to those whom He loves and to those whom He Subhanahu wa Taโ€™ala doesnโ€™t love. However,
Allah Subhanahu wa Taโ€™ala gives the akhira only to those whom He loves.

Advertisements

pintaku pada-MU

2 Comments

ุจุณู’ู…ู ุงู„ู„ู‡ ุงู„ุฑูŽุญู’ู…ู†ู ุงู„ุฑูŽุญููŠู’ู…ู๏ปฟ

Aku banyak dosa..

makanya aku memohon ampumnan

Aku banyak salah..

makanya aku meminta maaf

aku tidak kaya..

makanya aku meminta ke YANG MAHA KAYA

aku tidak pandai..

makanya aku meminta ilmi ke YANG MAHA PANDAI

aku bukan seorang yang baik..

makanya aku berusaha memperbaiki diri

aku bukan pria idaman..

makanya aku berusaha mencontoh Rasulullah

agar kelak aku menjadi hamba yang

Banyak Bertaubat

Banyak memberi maaf

Banyak bersyukur

Banyak Imu bermanfaat

11 Syawal 1431 H

19 Sept 2010 M

18.55 WIB @dimana Hati tertaut.. Insya Allah

Doa ku

Leave a comment

berbagi, itulah jiwa yang seharusnya kita miliki, karena dengan berbagi hakikatnya kita tidak kehilangan, tetapi merubah ap yang kita punya ke dalam bentuk lain, bisa saja bukan utk sekarang, tapi jangka panjang. (dr.logam~ 25 rajab 1431 H/ 7 juli 2010 M)

tak kusangka dulu ku pernah menulis ini, kita tulisanku telah mengingatkanku,
semoga bermanfaat buat yang lain

PAgi ini, 15 dhulhijjah 1430 H. /Bertepatan dengan
tanggal 2 des 2009. ku sedang bersedih, terngingan masa lalu
yang begitu menyenangkan, seakan-akan tanpa ku sadari aku pernah
melewati begitu indahnya masa waktu itu. jika di ingat masa itu, aku hanya
menjalani aktifitasku se enjoy-enjoy nya.

dan kini aku merindukan cara menjalani hidup dengan penuh kenikmatan seperti saat itu, kedekatanku dengan orang-orang sholeh telah menyejukkan hati dan pikiranku jika di bandingkan dengan saat ini, tidak seberapa, aku terbayang bagaimana kelak?? tahun depan, 2 tahun lagi dan seterusnya??? ku tak ingin semakin lama ku hidup di dunia, makin sedikit orang sholeh yang membersamaiku..

telah tergores dalam hatiku bahwa kebersaam adalah keindahan yg telah Allah anugrahkan kepadaku..T.T..
ku sadar tak mungkin akan bisa bersama-sama dengan mereka seterusnya, kerinduan ini memuncak!!! tapi aku harus tegar.T.T..

ku sadar idealisme untuk terus bersama hanya angan kosong di dunia, semoga Allah mempertemukan kami di Surga-NYa.

Teringang lagi ketika melihat foto2 ini kembali..
orang2 yang telah memberi pelajaran kehidupan bagiku.. yang masih polos saat bersama mereka ๐Ÿ˜›

jarak umur yang terlampu jauh tidak menghalangi persaudaraan kami, 2, 3, 4, bahkan 9 tahun tak mengubah kecintaan ku kepada mereka sebagai saudara-benar2!! saudara , inilah kenikmatan kebersamaan.

meski umur, jarak, serta pilihan hidup berbeda, tapi ad yg mendekatkan kami satu-sama lain.. yakni kecintaan kepada Allah^^.

ku buka lagi tulisan dan pesan terakhir saudara2 tercintaku sebelum keberangkatanku ke Jakarta..

hiks.. air mata ini terbendung…

HArus bangkit!!!

mereka akan sedih ketika melihatku(satu2nya anak SMA) yang pernah membersamai mereka
jika aku, gagal dalam kuliah, da’wah serta jauh dari agama.

jangan kau kecewakan harapan mereka wid!!

jadilah pemuda yang tangguh!! yang siap menggantikan posisi bapakmu, yang siap kembali dengan kemenangan di tanganmu saat
kembali bertemu dengan mereka
Semangat!! tak percuma apa yang telah kuminta kepada mereka, sebuah petuah.. yang telah tersimpan dalam hardisk laptop ini.. g boleh ilang!! laptop
ama petuahnya..hehe

ia penyemangatku saat ku lemah, pengingatku saat ku lupa akan kejayaanku bersama mereka, kedekatanku dengan mereka membwa dampak positif^^

kata orang aku jadi lebih dewasa dari seumuran (buat nyeimbangi wajah tuaku katanyaT.T) g masalah..

ku juga teringat pujian mereka, hafalan, hafalan, ni mereupakan amanah..
jangan kau lalaikan amanah ini wid, sucikan hati dan pikiranmu dari segala penyekit hati dan pikiran,
sibukkan dirimu dengan kebaikan dan kemanfaatan.

Hafalan ini terkadang menyiksaku, aku harus bersabar untuk terus menjaga dan menambahnya, ku akui, ini masalah yang berat!!T.T.
jika bukan karena pertolongan Allah, niscaya tak se-ayatpun yang tersisa di kepalaku..

YA Allah, ku meringkuk di hadapan-Mu, memohon pertolangan-MU.

tanpa daya dan kekuatan dariMU ku takkan sanggup menahan cobaan ini T.T,
semakin byk yang ku hafal, semakin berat ujian yang harus ku hadapi,tapi ku tak boleh menyerah!! berarti ini untuk peningkatan kualitas diriku..

YA Allah penenang hati, penguasa hati, ku telah menjalani hidup di dunia ini 19 tahun, tak seberapa waktu yang ku habiskan untuk mengingat-MU
kebanyakan waktuku hanya ku gunakan untuk bermain dan bersendau gurau, kini ku coba untuk menyibukkan diri dengan menghafal Kalam-MU, sungguh..

godaan hati ini begitu berat..T.T, ketika ku lengah sedikit saja, ku telah bermaksiat pada-MU, membiarkan ayat-demi ayat menghilang dari hatiku..

Ya Allah, engkaulah yang menguasai kehidupan ini, dunia dan akhirat, ku hanya mengharap ridho-MU, kuatkanlah aku untuk tidak:
mencari ketenaran, banyak bicara(yang tidak perlu), sembarangan bergaul(dengan org yg lalai dr mengingat asma-MU),mendekati ZinaT.T(hati,pikiran, prasaan)
bermalas-malasan,membuang-buang waktu, ghibah,terlalu byak makan, byk tidur, sombong, riya’, dengki dan segala penyakit yang dapat menjauhkanku dari-MU

YA Allah,Ya Rohman, Ya Rohim..

dekatkanlah aku dengan orang2 yang Sholeh, yang bertaqwa, yang menyibukkan dirinya dengan kebaikan untuk akhirat.
agar hatiku tenang,agar pikiranku jernih, agar akhlakku tidak rusak,

YA mujibus-Saailin, dulu ku hanya mengharap mendapat yang terbaik, kini ku berharap bisa memberi yang terbaik untuk-Mu semata T.T

hilangkanlan perasan hati ini untuk di puji, untuk di kenal, untuk di cintai, karena ku hanya mengharap cinta-MU, di kenal oeleh-MU, dan di puji oleh-MU^^

jangan biarkan ambisiku kepada dunia menggelapkan mata hatiku YA Jabbar.., Ya Lathif..

kuatkanlah aku untuk menoolak godaan(berambisi) dunia ini, beasiswa keluar negeri,nilai A, pujian dosen dan teman, pekerjaan,Sertifikat, ke -eksisan, dan wanita^^.

Ku berharap ku mendapatkan apa yg ku tolak dengan cara yang Engkau Ridhoi, apalah artinya semua itu jika Engkau tidak merestuinya..

Ingin ku memulai lagi pola hidupku, belajar, menghafal, bermain dengan orang2 sholeh, bekerja, dan yang terpenting dari itu adalah , menjadikan semua aktivitas ku tersebut sebagai
ibadahku pada-Mu, sebaik-baik hadiah yang bisa ku persembahkan kepada-MU.

Washolatullahi ‘Ala Muhammad wa ‘ala Aalihi..

Allahumma Laa Sahla illa Ma Taj’alu Sahla, wa Anta taj’alu huzna idza Syi’ta Sahlan

YA Allah jika mereka rejekiQ dan aku rejekinya maka ijinkan aku tinggal bersama nereka, saling menguatkan satu-sama lain^^.

Apa pekerjaan Kucing ketika di toilet?

2 Comments

Apakah kalian benar-benar tahu apa yang dilakukan kucing kalian ketika berada di toilet??  saya akan beri beberapa petunjuk yang mungkin..

kemungkinan 1-minum juice (karena takut anda minta :P)

Kemungkinan 2-ia sedang bertugas sebagai agen rahasia


Kemungkinan 3- hanya sekedar absen

kemungkinan 4-adakah ikan di toilet anda?? ๐Ÿ˜›

kemungkinan 5-melakukan ritual!!
kemungkinan 6-belajar menyelam


kemungkinan 7-,membersihkan toilet
kemungkinan 8- membaca buku jorok (curiga aja)
Source:
Cat In Toilet

Foto-Foto Keren

1 Comment

Smoking Kills

Merokok Benar-Benar Berbahaya, terlihat dari asap yang ia emisikan T.T. Keputusan ada di tangan kalian kawan( Webdesignerdepot )

Wow what a photography, hats off to the photographer amazing piece of timing ( Source )Amazing Beauty

Colorado river in Page, Arizona, right after the dam of Lake Powell  ( Flicker ).

Open Your Eyes-Kesaksian Mu’alaf Australia

Leave a comment

Sebuah nasyid dlm bhs inggris yang sangat menarik untuk diambil hikmahnya oleh muslim dari Swedia keturunan Lebanon Maher. Unutk melihat biografinya lebih lengkap klik disini

๏ปฟArtist: Maher Zain
Album: Thank You Allah
Copyright: Awakening Records 2009

Berikut ini lyric yang ia bawakan,

harap di ambil hikmahnya

Caution Jangan jadika iramanya sebagai penghiburmu,tetap jadikan Qur’an sebagai sebaik2 bacaan serta di simak. Jangan terlena dengan music^^.

Look around yourselves
Canโ€™t you see this wonder
Spreaded infront of you
The clouds floating by
The skies are clear and blue
Planets in the orbits
The moon and the sun
Such perfect harmony

Letโ€™s start question in ourselves
Isnโ€™t this proof enough for us
Or are we so blind
To push it all aside..
No..

We just have to
Open our eyes, our hearts, and minds
If we just look bright to see the signs
We canโ€™t keep hiding from the truth
Let it take us by surprise
Take us in the best way
(Allah..)
Guide us every single day..
(Allah..)
Keep us close to You
Until the end of time.

Look inside yourselves
Such a perfect order
Hiding in yourselves
Running in your veins
What about anger love and pain
And all the things youโ€™re feeling
Can you touch them with your hand?
So are they really there?

Lets start question in ourselves
Isnโ€™t this proof enough for us?
Or are we so blind
To push it all aside..?
No..

We just have to
Open our eyes, our hearts, and minds
If we just look bright to see the signs
We canโ€™t keep hiding from the truth
Let it take us by surprise
Take us in the best way
(Allah..)
Guide us every single day..
(Allah..)
Keep us close to You
Until the end of time..

When a babyโ€™s born
So helpless and weak
And youโ€™re watching him growing..
So why deny
Whats in front of your eyes
The biggest miracle of life..

We just have to
Open our eyes, our hearts, and minds
If we just look quiet weโ€™ll see the signs
We canโ€™t keep hiding from the truth
Let it take us by surprise
Take us in the best way
(Allah..)
Guide us every single day..
(Allah..)
Keep us close to You
Until the end of time..

Open your eyes and hearts and minds
If you just look bright to see the signs
We canโ€™t keep hiding from the truth
Let it take us by surprise
Take us in the best way
(Allah..)
Guide us every single day..
(Allah..)
Keep us close to You
Until the end of time..

Allah..
You created everything
We belong to You
Ya Robb we raise our hands
Forever we thank You..
Alhamdulillah..

Sebelum beranjak, ada kisah menarik dari Australia, saudara baru kita Ruben (Abu Bakar) seorang mualaf.

Hope this will help people understand what Ruben (Abu Bakr) talked about.

Kisah lengkapnya dapat di lihat di sini:

Ada satu lagi video yang bagus^^. sedikit mengingatkan kita akan nikmat keindahan yang Allah karuniakan pada kita.

Source: http://www.youtube.com

Hukum Meminta-Minta(Mengemis) dalam Islam

Leave a comment

HUKUM MEMINTA-MINTA (MENGEMIS) MENURUT SYARI’AT ISLAM
Oleh
Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas
http://www.almanhaj.or.id/content/2566/slash/0

Pengemis-terpaksa atau profesi?

DEFINISI MINTA-MINTA (MENGEMIS)

Minta-minta atau mengemis adalah meminta bantuan, derma, sumbangan, baik kepada perorangan atau lembaga. Mengemis itu identik dengan penampilan pakaian serba kumal, yang dijadikan sarana untuk mengungkapkan kebutuhan apa adanya. Hal-hal yang mendorong seseorang untuk mengemis โ€“salah satu faktor penyebabnya- dikarenakan mudah dan cepatnya hasil yang didapatkan. Cukup dengan mengulurkan tangan kepada anggota masyarakat agar memberikan bantuan atau sumbangan.

FAKTOR-FAKTOR YANG MENDORONG SESEORANG UNTUK MENGEMIS DAN MINTA-MINTA

Ada banyak faktor yang mendorong seseorang mencari bantuan atau sumbangan. Faktor-faktor tersebut ada yang bersifat permanen, dan ada pula yang bersifat mendadak atau tak terduga. Contohnya adalah sebagai berikut:

  1. Faktor ketidakberdayaan, kefakiran, dan kemiskinan yang dialami oleh orang-orang yang mengalami kesulitan untuk mencukupi kebutuhan keluarga sehari-hari. Karena mereka memang tidak memiki gaji tetap, santunan-santunan rutin atau sumber-sumber kehidupan yang lain. Sementara mereka sendiri tidak memiliki keterampilan atau keahlian khusus yang dapat mereka manfaatkan untuk menghasilkan uang. Sama seperti mereka ialah anak-anak yatim, orang-orang yang menyandang cacat, orang-orang yang menderita sakit menahun, janda-janda miskin, orang-orang yang sudah lanjut usia sehingga tidak sanggup bekerja, dan selainnya.
  2. Faktor kesulitan ekonomi yang tengah dihadapi oleh orang-orang yang mengalami kerugian harta cukup besar. Contohnya seperti para pengusaha yang tertimpa pailit (bangkrut) atau para pedagang yang jatuh bangkrut atau para petani yang gagal panen secara total. Mereka ini juga orang-orang yang memerlukan bantuan karena sedang mengalami kesulitan ekonomi secara mendadak sehingga tidak bisa menghidupi keluarganya. Apalagi jika mereka juga dililit hutang yang besar sehingga terkadang sampai diadukan ke pengadilan.
  3. Faktor musibah yang menimpa suatu keluarga atau masyarakat seperti kebakaran, banjir, gempa, penyakit menular, dan lainnya sehingga mereka terpaksa harus minta-minta.
  4. Faktor-faktor yang datang belakangan tanpa disangka-sangka sebelumnya. Contohnya seperti orang-orang yang secara mendadak harus menanggung hutang kepada berbagai pihak tanpa sanggup membayarnya, menanggung anak yatim, menanggung kebutuhan panti-panti jompo, dan yang semisalnya. Mereka ini juga adalah orang-orang yang membutuhkan bantuan, dan biasanya tidak punya simpanan harta untuk membayar tanggungannya tersebut tanpa uluran tangan dari orang lain yang kaya, atau tanpa berusaha mencarinya sendiri walaupun dengan cara mengemis.

JENIS-JENIS PENGEMIS

Ketika kita membahas tentang fenomena pengemis dari kacamata kearifan, hukum, dan keadilan, maka kita harus membagi kaum pengemis menjadi dua kelompok:

  1. Kelompok pengemis yang benar-benar membutuhkan bantuan.

    • Secara riil (kenyataan hidup) yang ada para pengemis ini memang benar-benar dalam keadaan menderita karena harus menghadapi kesulitan mencari makan sehari-hari.
    • Sebagian besar mereka ialah justru orang-orang yang masih memiliki harga diri dan ingin menjaga kehormatannya. Mereka tidak mau meminta kepada orang lain dengan cara mendesak sambil mengiba-iba. Atau mereka merasa malu menyandang predikat pengemis yang dianggap telah merusak nama baik agama dan mengganggu nilai-nilai etika serta menyalahi tradisi masyarakat di sekitarnya.
    • Allah Taโ€™ala berfirman:”(Apa yang kamu infakkan) adalah untuk orang-orang fakir yang terhalang (usahanya karena jihad) di jalan Allah sehingga dia tidak dapat berusaha di bumi; (orang lain) yang tidak tahu, menyangka bahwa mereka adalah orang-orang kaya karena mereka menjaga diri (dari meminta-minta). Engkau (Muhammad) mengenal mereka dari ciri-cirinya, mereka tidak meminta secara paksa kepada orang lain. Apa pun harta yang baik yang kamu infakkan, sungguh, Allah Maha Mengetahui” [al-Baqarah/2 : 273].2).
  2. Kelompok pengemis gadungan yang pintar memainkan sandiwara dan tipu muslihat.

    • Selain mengetahui rahasia-rahasia dan trik-trik mengemis, mereka juga memiliki kepiawaian serta pengalaman yang dapat menyesatkan (mengaburkan) anggapan masyarakat, dan memilih celah-celah yang strategis.
    • Selain itu mereka juga memiliki berbagai pola mengemis yang dinamis, seperti bagaimana cara-cara menarik simpati dan belas kasihan orang lain yang menjadi sasaran. Misalnya di antara mereka ada yang mengamen, bawa anak kecil, pura-pura luka, bawa map sumbangan yang tidak jelas, mengeluh keluarganya sakit padahal tidak, ada yang mengemis dengan mengamen atau bermain musik yang jelas hukumnya haram, ada juga yang mengemis dengan memakai pakaian rapi, pakai jas dan lainnya, dan puluhan cara lainnya untuk menipu dan membohongi manusia.

PANDANGAN SYARIAT TERHADAP MINTA-MINTA (MENGEMIS)

Islam tidak mensyariโ€™atkan meminta-minta dengan berbohong dan menipu. Alasannya bukan hanya karena melanggar dosa, tetapi juga karena perbuatan tersebut dianggap mencemari perbuatan baik dan merampas hak orang-orang miskin yang memang membutuhkan bantuan. Bahkan hal itu merusak citra baik orang-orang miskin yang tidak mau minta-minta dan orang-orang yang mencintai kebajikan. Karena mereka dimasukkan dalam golongan orang-orang yang meminta bantuan. Padahal sebenarnya mereka tidak berhak menerimanya, terlebih kalau sampai kedok mereka terungkap.

Banyak dalil yang menjelaskan haramnya meminta-minta dengan menipu dan tanpa adanya kebutuhan yang mendesak. Diantara hadits-hadits tersebut ialah sebagai berikut.

Hadits Pertama.
Diriwayatkan dari Sahabat โ€˜Abdullah bin โ€˜Umar Radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

ู…ูŽุง ุฒูŽุงู„ูŽ ุงู„ุฑู‘ูŽุฌูู„ู ูŠูŽุณู’ุฃูŽู„ู ุงู„ู†ู‘ูŽุงุณูŽุŒ ุญูŽุชู‘ูŽู‰ ูŠูŽุฃู’ุชููŠูŽ ูŠูŽูˆู’ู…ูŽ ุงู„ู’ู‚ููŠูŽุงู…ูŽุฉู ู„ูŽูŠู’ุณูŽ ูููŠู’ ูˆูŽุฌู’ู‡ูู‡ู ู…ูุฒู’ุนูŽุฉู ู„ูŽุญู’ู…ู.

“Seseorang senantiasa meminta-minta kepada orang lain sehingga ia akan datang pada hari Kiamat dalam keadaan tidak ada sekerat daging pun di wajahnya”.[1]

Hadits Kedua

Diriwayatkan dari Hubsyi bin Junaadah Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

ู…ูŽู†ู’ ุณูŽุฃูŽู„ูŽ ู…ูู†ู’ ุบูŽูŠู’ุฑู ููŽู‚ู’ุฑู ููŽูƒูŽุฃูŽู†ู‘ูŽู…ูŽุง ูŠูŽุฃู’ูƒูู„ู ุงู„ู’ุฌูŽู…ู’ุฑูŽ

“Barang siapa meminta-minta kepada orang lain tanpa adanya kebutuhan, maka seolah-olah ia memakan bara api” [2].

Hadits Ketiga
Diriwayatkan dari Samurah bin Jundub Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

ูŽุงู„ู’ู€ู…ูŽุณู’ุฃูŽู„ูŽุฉู ูƒูŽุฏู‘ูŒ ูŠูŽูƒูุฏู‘ู ุจูู‡ูŽุง ุงู„ุฑู‘ูŽุฌูู„ู ูˆูŽุฌู’ู‡ูŽู‡ูุŒ ุฅูู„ู‘ูŽุง ุฃูŽู†ู’ ูŠูŽุณู’ุฃูŽู„ูŽ ุงู„ุฑู‘ูŽุฌูู„ู ุณูู„ู’ุทูŽุงู†ู‹ุง ุฃูŽูˆู’ ูููŠู’ ุฃูŽู…ู’ุฑู ู„ูŽุง ุจูุฏู‘ูŽ ู…ูู†ู’ู‡ู

“Minta-minta itu merupakan cakaran, yang seseorang mencakar wajahnya dengannya, kecuali jika seseorang meminta kepada penguasa, atau atas suatu hal atau perkara yang sangat perlu” [3]

Bolehnya kita meminta kepada penguasa, jika kita dalam kefakiran. Penguasa adalah orang yang memegang baitul maal harta kaum Muslimin. Seseorang yang mengalami kesulitan, boleh meminta kepada penguasa karena penguasalah yang bertanggung jawab atas semuanya.

Namun, tidak boleh sering meminta kepada penguasa. Hal ini berdasarkan hadits Hakiim bin Hizaam Radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata: Aku meminta kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, lantas beliau memberiku. Kemudian aku minta lagi, dan Rasulullah memberiku. Kemudian Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

ูŠูŽุง ุญูŽูƒููŠู’ู…ูุŒ ุฅูู†ู‘ูŽ ู‡ูŽุฐูŽุง ุงู„ู’ู€ู…ูŽู€ุงู„ูŽ ุฎูŽุถูุฑูŽุฉูŒ ุญูู„ู’ูˆูŽุฉูŒ ุŒ ููŽู…ูŽู†ู’ ุฃูŽุฎูŽุฐูŽู‡ู ุจูุณูŽุฎูŽุงูˆูŽุฉู ู†ูŽูู’ุณู ุจููˆู’ุฑููƒูŽ ู„ูŽู‡ู ูููŠู’ู‡ ูุŒ ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ุฃูŽุฎูŽุฐูŽู‡ู ุจูุฅูุดู’ุฑูŽุงูู ู†ูŽูู’ุณู ู„ูŽู…ู’ ูŠูุจูŽุงุฑูŽูƒู’ ู„ูŽู‡ู ูููŠู’ู‡ู ุŒ ูˆูŽูƒูŽุงู†ูŽ ูƒูŽุงู„ู‘ูŽุฐููŠู’ ูŠูŽุฃู’ูƒูู„ู ูˆูŽู„ูŽุง ูŠูŽุดู’ุจูŽุนู. ุงู„ู’ูŠูŽุฏู ุงู„ู’ุนูู„ู’ูŠูŽุง ุฎูŽูŠู’ุฑูŒ ู…ูู†ูŽ ุงู„ู’ูŠูŽุฏู ุงู„ุณู‘ููู’ู„ูŽู‰

“Wahai Hakiim! Sesungguhnya harta itu indah dan manis. Barang siapa mengambilnya dengan berlapang hati, maka akan diberikan berkah padanya. Barang siapa mengambilnya dengan kerakusan (mengharap-harap harta), maka Allah tidak memberikan berkah kepadanya, dan perumpamaannya (orang yang meminta dengan mengharap-harap) bagaikan orang yang makan, tetapi ia tidak kenyang (karena tidak ada berkah padanya). Tangan yang di atas (yang memberi) lebih baik daripada tangan yang di bawah (yang meminta)”.

Kemudian Hakรฎm berkata: “Wahai Rasulullah! Demi Dzat yang mengutusmu dengan kebenaran, aku tidak menerima dan mengambil sesuatu pun sesudahmu hingga aku meninggal duniaโ€.

Ketika Abu Bakar Radhiyallahu ‘anhu menjadi khalifah, ia memanggil Hakรฎm Radhiyallahu ‘anhu untuk memberikan suatu bagian yang berhak ia terima. Namun, Hakรฎm tidak mau menerimanya, sebab ia telah berjanji kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Ketika โ€˜Umar menjadi khalifah, ia memanggil Hakรฎm untuk memberikan sesuatu namun ia juga tidak mau menerimanya. Kemudian โ€˜Umar bin al-Khaththab Radhiyallahu ‘anhu berkata di hadapan para sahabat: “Wahai kaum Muslimin! Aku saksikan kepada kalian tentang Hakรฎm bin Hizรขm, aku menawarkan kepadanya haknya yang telah Allah berikan kepadanya melalui harta rampasan ini (faโ€™i), namun ia tidak mau menerimanya. Dan Hakรฎm Radhiyallahu ‘anhu tidak mau menerima suatu apa pun dari seorang pun setelah Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam sampai ia meninggal duniaโ€.[4]

Hadits ini menunjukkan tentang bolehnya meminta kepada penguasa. Akan tetapi tidak boleh sering, seperti kejadian di atas, yaitu Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam menasihati Hakรฎm bin Hizรขm. Hadits ini juga menerangkan tentang taโ€™affuf (memelihara diri dari meminta kepada manusia) itu lebih baik. Sebab, Hakรฎm bin Hizรขm Radhiyallahu ‘anhu pada waktu itu tidak mau meminta dan tidak mau menerima.

ORANG-ORANG YANG DIBOLEHKAN MEMINTA-MINTA

Diriwayatkan dari Sahabat Qabishah bin Mukhariq al-Hilali Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

ูŠูŽุง ู‚ูŽุจููŠู’ุตูŽุฉูุŒ ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู’ู€ู…ูŽุณู’ุฃูŽู„ูŽุฉูŽ ู„ูŽุง ุชูŽุญูู„ู‘ู ุฅูู„ู‘ูŽุง ู„ูุฃูŽุญูŽุฏู ุซูŽู„ูŽุงุซูŽุฉู : ุฑูŽุฌูู„ู ุชูŽุญูŽู…ู‘ูŽู„ูŽ ุญูŽู…ูŽุงู„ูŽุฉู‹ ููŽุญูŽู„ู‘ูŽุชู’ ู„ูŽู‡ู ุงู„ู’ู€ู…ูŽุณู’ุฃูŽู„ูŽุฉู ุญูŽุชู‘ูŽู‰ ูŠูุตููŠู’ุจูŽู‡ูŽุง ุซูู…ู‘ูŽ ูŠูู…ู’ุณููƒูุŒ ูˆูŽุฑูŽุฌูู„ู ุฃูŽุตูŽุงุจูŽุชู’ู‡ู ุฌูŽุงุฆูุญูŽุฉูŒ ุงุฌู’ุชูŽุงุญูŽุชู’ ู…ูŽุงู„ูŽู‡ู ููŽุญูŽู„ู‘ูŽุชู’ ู„ูŽู‡ู ุงู„ู’ู€ู…ูŽุณู’ุฃูŽู„ูŽุฉู ุญูŽุชู‘ูŽู‰ ูŠูุตููŠู’ุจูŽ ู‚ููˆูŽุงู…ู‹ุง ู…ูู†ู’ ุนูŽูŠู’ุดู โ€“ุฃูŽูˆู’ ู‚ูŽุงู„ูŽ : ุณูุฏูŽุงุฏู‹ ู…ูู†ู’ ุนูŽูŠู’ุดู- ูˆูŽุฑูŽุฌูู„ู ุฃูŽุตูŽุงุจูŽุชู’ู‡ู ููŽุงู‚ูŽุฉูŒ ุญูŽุชู‘ูŽู‰ ูŠูŽู‚ููˆู’ู…ูŽ ุซูŽู„ูŽุงุซูŽุฉูŒ ู…ูู†ู’ ุฐูŽูˆููŠ ุงู„ู’ุญูุฌูŽุง ู…ูู†ู’ ู‚ูŽูˆู’ู…ูู‡ู : ู„ูŽู‚ูŽุฏู’ ุฃูŽุตูŽุงุจูŽุชู’ ููู„ูŽุงู†ู‹ุง ููŽุงู‚ูŽุฉูŒ ุŒ ููŽุญูŽู„ู‘ูŽุชู’ ู„ูŽู‡ู ุงู„ู’ู€ู…ูŽุณู’ุฃูŽู„ูŽุฉู ุญูŽุชู‘ูŽู‰ ูŠูุตููŠู’ุจูŽ ู‚ููˆูŽุงู…ู‹ุง ู…ูู†ู’ ุนูŽูŠู’ุด ูุŒ โ€“ุฃูŽูˆู’ ู‚ูŽุงู„ูŽ : ุณูุฏูŽุงุฏู‹ ู…ูู†ู’ ุนูŽูŠู’ุดู- ููŽู…ูŽุง ุณููˆูŽุงู‡ูู†ู‘ูŽ ู…ูู†ูŽ ุงู„ู’ู€ู…ูŽุณู’ุฃูŽู„ูŽุฉู ูŠูŽุง ู‚ูŽุจููŠู’ุตูŽุฉู ุŒ ุณูุญู’ุชู‹ุง ูŠูŽุฃู’ูƒูู„ูู‡ูŽุง ุตูŽุงุญูุจูู‡ูŽุง ุณูุญู’ุชู‹ุง.

โ€œWahai Qabiishah! Sesungguhnya meminta-minta itu tidak halal, kecuali bagi salah satu dari tiga orang: (1) seseorang yang menanggung hutang orang lain, ia boleh meminta-minta sampai ia melunasinya, kemudian berhenti, (2) seseorang yang ditimpa musibah yang menghabiskan hartanya, ia boleh meminta-minta sampai ia mendapatkan sandaran hidup, dan (3) seseorang yang ditimpa kesengsaraan hidup sehingga ada tiga orang yang berakal dari kaumnya mengatakan, โ€˜Si fulan telah ditimpa kesengsaraan hidup,โ€™ ia boleh meminta-minta sampai mendapatkan sandaran hidup. Meminta-minta selain untuk ketiga hal itu, wahai Qabishah! Adalah haram, dan orang yang memakannya adalah memakan yang haramโ€.[5]

More

Older Entries