Mari Salaman :)

1 Comment

Eits, jgn buru2.. Ini berlaku untuk sesama jenis ya, jgn cari2 kesempatan :D

Dari al-Bara’ bin ‘Azib

radhiyallahu ‘anhu, dia berkata, Rasulullah

shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَا مِنْ مُسْلِمَيْنِ يَلْتَقِيَانِ فَيَتَصَافَحَانِ إِلاَّ غُفِرَ لَهُمَا قَبْلَ أَنْ يَفْتَرِقَا

Tidaklah dua orang muslim saling bertemu kemudian berjabat tangan, kecuali akan diampuni (dosa-dosa) mereka berdua sebelum mereka berpisah.“

Hadits yang mulia ini menunjukkan keutamaan berjabat tangan ketika bertemu, dan ini merupakan perkara yang dianjurkan berdasarkan kesepakatan para ulama, bahkan ini merupakan sunnah yang
muakkad (sangat ditekankan).
Faidah-Faidah Penting yang Terkandung Dalam Hadits:

1. Arti mushaafahah (berjabat tangan) dalam hadits ini adalah berjabat tangan dengan satu tangan, yaitu tangan kanan, dari kedua belah pihak. Cara berjabat tangan seperti ini diterangkan dalam banyak hadits yang shahih, dan inilah arti “berjabat tangan” secara bahasa. Adapun melakukan jabat tangan dengan dua tangan adalah cara yang menyelisihi sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
.2. Berjabat tangan juga disunnahkan ketika berpisah, berdasarkan sebuah hadits yang dikuatkan oleh syaikh al-Albani. Maka pendapat yang mengatakan bahwa berjabat tangan ketika berpisah tidak disyariatkan adalah pendapat yang tidak memiliki dalil/argumentasi. Meskipun jelas anjurannya tidak sekuat anjuran berjabat tangan ketika bertemu
3. Berjabat tangan adalah ibadah yang disyari’atkan ketika bertemu dan berpisah, maka melakukannya di selain kedua waktu tersebut, misalnya setelah shalat lima waktu, adalah menyelisihi ajaran Nabi, bahkan sebagian ulama menghukuminya sebagai perbuatan bid’ah. Di antara para ulama yang melarang perbuatan tersebut adalah al-’Izz bin ‘Abdussalam, Ibnu Hajar al-Haitami asy-Syafi’i, Quthbuddin bin ‘Ala-uddin al-Makki al-Hanafi, al-Laknawi dan lain-lain.
4. Adapun berjabat tangan setelah shalat bagi dua orang yang baru bertemu pada waktu itu (setelah shalat lima waktu, pen), maka ini dianjurkan, karena niat keduanya adalah berjabat tangan karena bertemu dan bukan karena shalat.
5. Mencium tangan seorang guru/ustadz ketika bertemu dengannya adalah diperbolehkan, berdasarkan beberapa hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan perbuatan beberapa orang sahabat radhiyallahu ‘anhum. Akan tetapi kebolehan tersebut harus memenuhi beberapa syarat, yaitu:(
a) Tidak menjadikan hal itu sebagai kebiasaan, karena para sahabat radhiyallahu ‘anhum sendiri tidak sering melakukannya kepada Rasuluillah shallallahu ‘alaihi wa sallam, terlebih lagi jika hal itu dilakukan untuk tujuan mencari berkah dengan mencium tangan sang guru.
(B) Perbuatan itu tidak menjadikan sang guru menjadi sombong dan merasa dirinya besar di hadapan orang lain, seperti yang sering terjadi saat ini.
(c) Jangan sampai hal itu menjadikan kita meninggalkan sunnah yang lebih utama dan lebih dianjurkan ketika bertemu, yaitu berjabat tangan, sebagaimana keterangan di atas.
Jabat tangan tidak berlaku pada beda jenis yg tdk mahram.
Semoga bermanfaat.

–Ust. Kholid Syamhudi– :)

mintalah kepada Maha Pemberi

Leave a comment

بسْمِ الله الرَحْمنِ الرَحِيْمِ

hanya berdoa yang kini bisa ku lakukan, di atas keterbatasan yang ku miliki, ku memohon kpd-Mu Yaa Mujiibus Saailiin

Aku banyak dosa..

makanya aku memohon ampunan ke yang MAHA PENGAMPUN

aku tidak kaya..

makanya aku meminta ke YANG MAHA KAYA

aku tidak pandai..

makanya aku meminta ilmi ke YANG MAHA PANDAI

aku bukan seorang yang baik..

tapi aku berusaha memperbaiki diri

dan berusaha mencontoh sebaik-baik

teladan, Rasulullah

Yaa Muqollibal quluub, jadikanlah hamba orang yang

Banyak Bertaubat

Banyak memberi maaf

Banyak bersyukur

Banyak Imu bermanfaat

Allahumma inny as-alukal huda,wat tuqoo,wal ‘afaafa,wal ghinaa

Ya اَللّهُ , jadikallah hamba orang bertaqwa pada-Mu di kesendirian dan di keramaian

Semoga setiap waktu yang ku lalui, bisa ku isi dengan kebaikan dan ketaqwaan pada Mu
—-
Di kerisauan hati yang mencari ketenangan
@markazulquran 13 juli 2011

sikap kita terhadap Al-Qur’an

Leave a comment

»~ Ulama Salaf terhadap Al Qur’anul Karim ~«

Syu’bah dan Hisyam berkata: “Diriwayatkan dari Qatadah, dari Yunus bin Jubair bahwa ia berkata: “Kami menjenguk Jundub.” Kemudian aku berkata: “Berwasiatlah kepadaku.” Beliau berkata: “Saya nasihatkan kamu sekalian agar bertakwa kepada Allah, saya nasihatkan juga agar kalian membaca dan mempelajari Al Qur’an, karena sesungguhnya ia adalah cahaya di malam yang gelap dan petunjuk di siang hari. Amalkanlah ajarannya, dengan segala konsekuensi susah dan lelahnya. Apabila harus berhadapan dengan sebuah cobaan, dahulukanlah kepentingan agamamu dari kepentingan duniamu. Apabila cobaan berlalu, dahulukan juga kepentingan agamamu meski harus mengorbankan diri dan hartamu. Sesungguhnya orang yang rusak adalah yang rusak agamanya, dan orang yang merugi adalah orang yang terampok agamanya. Ketahuilah, tidak ada lagi kesulitan sesudah engkau masuk surga dan tidak ada kebahagiaan lagi sesudah engkau masuk neraka.” (Siyaru a’laamin nubalaa’ III : 174)

definisi ghibah

Leave a comment

Definisi ghibah :

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa ‘ala aalihi wa sallam bersabda:

أَتَدْرُونَ مَا الْغِيبَةُ قَالُوا اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ قَالَ ذِكْرُكَ أَخَاكَ بِمَا يَكْرَهُ قِيلَ أَفَرَأَيْتَ إِنْ كَانَ فِي أَخِي مَا أَقُولُ قَالَ إِنْ كَانَ فِيهِ مَا تَقُولُ فَقَدْ اغْتَبْتَهُ وَإِنْ لَمْ يَكُنْ فِيهِ فَقَدْ بَهَتَّهُ

“Tahukah kalian apa itu ghibah?”, Mereka menjawab, “Allah dan Rasul-Nya yang lebih tahu.” Beliau bersabda, “Yaitu engkau menceritakan tentang saudaramu yang membuatnya tidak suka.” Lalu ditanyakan kepada beliau, “Lalu bagaimana apabila pada diri saudara saya itu kenyataannya sebagaimana yang saya ungkapkan?” Maka beliau bersabda, “Apabila cerita yang engkau katakan itu sesuai dengan kenyataan maka engkau telah meng-ghibahinya. Dan apabila ternyata tidak sesuai dengan kenyataan dirinya maka engkau telah berdusta atas namanya (berbuat buhtan).” (HR. Muslim. 4/2001)

hafalkanlah!!

Leave a comment

#Hafalkanlah !# kemudian amalkanlah :)

Dari Abu Kabsyah Al Anmaari radliyallahu ‘anhu bahwa ia mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Ada tiga perkara yang aku bersumpah atasnya, aku akan sampaikan, maka hafalkanlah !
-Harta seorang hamba tidak akan berkurang karena sedekah.
-Tidaklah seorang hamba di zalimi, lalu ia bersabar kecuali Allah akan tambahkan kemuliaan untuknya.
-Tidaklah seorang hamba membuka pintu minta-minta, kecuali Allah akan membukakan untuknya pintu kefaqiran.

Aku akan menyampaikan sebuah hadits, hafalkanlah ! Dunia itu untuk empat orang:
-Seorang hamba yang diberikan oleh Allah rizki berupa harta dan ilmu, dengannya ia bertaqwa kepada Allah, menyambung silaturahmi dan melaksanakan hak Allah. Ini adalah kedudukan yang paling utama.
-dan hamba diberikan oleh Allah ilmu dan tidak diberikan harta, namun niatnya benar, ia berkata: jika aku mempunyai harta, aku akan berinfaq seperti si fulan, maka dengan niatnya ia mendapat pahala yang sama dengannya.
-dan hamba yang diberikan harta dan tidak diberikan ilmu, ia habiskan hartanya dengan tanpa ilmu, tidak bertaqwa kepada Rabbnya, tidak menyambung silaturahmi dan tidak melaksanakan hak Allah, maka ini kedudukan yang paling buruk.
-dan hamba yang tidak diberikan harta tidak juga ilmu, dan ia berkata: jika aku mempunyai harta aku akan beramal (buruk) seperti si fulan, maka dengan niatnya tsb ia mendapat dosa yang sama dengannya. (HR Ahmad dan at Tirmidzi dan ia berkata: hasan shahih. Dan dishahihkan oleh syaikh al Bani dalam shahih targhib no 16).

Tabungan Masa Depan

Leave a comment

Adakah sesuatu yang ingin anda tabung untuk masa depan? Apakah harta yang banyak, sedang anda dalam keadaan sakit?harta yang banyak anda habiskan untuk berobat. Atau harta yang meskipun sedikit tetapi anda dalam kondisi sehat??*serius amat bacanya?,he
Kalo ane sih maunya harta yang banyak dan berkah serta badan sehat :D

Ibnu Rajab menceritakn bhw sbgian ulama ad yg sdh berusia di atas 100th, Namun mrk msh dberi kekuatan & kecerdasan.
Mereka mengatakan, ^Anggota badan ini selalu aku jaga agar jgn sampai brbuat MAKSIAT di kala aku muda. Balasanny, Allah menjga anggota badanku ini di wkt tuaku.^ Namun ad org yg sbalikny, sdh brusia senja, jompo&biasa mengemis.
Para ulama pun mengatakan ttg org tsb?
“Inilah org yg selalu melalaikan hak Allah di wkt MUDAny, mk Allah pun melalaikan diriny di wkt tuany.”
(Jaami’ul ‘Ulum wal Hikam, hal. 225)

Jangan Ikuti Fitnah

Leave a comment

 Bismillahirohmanirrohim
Untuk saudara-saudaraku yang ku cintai karena Allah,semoga tulisan berikut bermanfaat buat kita semua :).

——-
Mengutip nasihat ust Yazid sbb:

“Sibukkan lah diri dengan menuntut ilmu, jangan menyibukkan diri mengurusi fitnah”

“Berapa banyak kitab ulama yang belum kita baca? Ribuan!”

Ya ikhwanfillah, fitnah menyerang agama islam gak akan ada habisnya sampai kiamat, namun semangat menuntut ilmu kadang kandas di tengah jalan…

Kenapa ummat islam bingung ada aliran islam ini aliran islam begitu?…bingung karena tidak memiliki ilmunya

Kenapa ummat islam merasa asing dengan agama nya sendiri?…merasa asing karena tidak berilmu

Trus islam yang benar seperti apa?…kebenaran hanya bisa diraih dengan ilmu

Kenapa islam kok begini kok begitu, kita harus apa menghadapi ini dan itu? Dan lain sebagainya?….semua akibat kurangnya menuntut ilmu..

Masih banyak ilmu yang belum kita pelajari, mari perbanyak duduk di majelis2 kajian, perjalanan kita masih panjang….siapkan diri untuk menjadikan generasi kita, anak2 kita, cucu2 kita, jauh lebih berilmu dalam agama dibanding kita…

Dengan menguasai ilmu agama yang benar segala macam fitnah terhadap agama islam akan bisa dibendung, dagangan2 bid’ah tidak lagi laku, dagelan2 liberal menjadi sampah tak berguna, shaf semakin rapat dan musuh islam tidak akan berhasil menembusnya.

Mari saudara2ku, perbanyak menuntut ilmu dan mengamalkan sedikit demi sedikit sampai waktu kita masuk ke liang lahat…

Sekedar nasihat bagi ana pribadi…

بَارَكَ اللّهُ فِيْكُمْ
Dari Ust Kholid Syamhudi
——

Jadi sekarang bagaimana? Masih mau saling berdebat? Masih mau berseteru masalah golongan? Tinggalkan!!
Mari kita belajar Islam lebih rajin :).

Older Entries

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.